DALAM RANGKA PELANTIKAN TEGAK BANTARA, LAKSANA, DAN TKK A-GAM-KA ACTION 25 DESEMBER 2016

DALAM RANGKA PELANTIKAN TEGAK BANTARA, LAKSANA, DAN TKK A-GAM-KA ACTION 25 DESEMBER 2016

8 7, 2018 0 By sman1grogol

DALAM RANGKA PELANTIKAN TEGAK BANTARA, LAKSANA, DAN TKK

A-GAM-KA ACTION 25 DESEMBER 2016

( MELAKUKAN KEGIATAN PELANTIKAN AMBALAN GAJAH MADA / KARTINI DI HUTAN SEKOLAH )

 

Judul :

            Pelantikan Tegak Bantara, Laksana Dan Tkk

Tujuan :

Menumbuhkan kesadaran akan tanggung jawab baik secara individu maupun kelompok

Makna kegiatan :

Menumbuhkan sikap spiritual, sosial, pengetahuan dan keterampilan.Dalam perkembangan jiwa-jiwa pramuka muda Ambalan Gajah Mada Kartini SMAN 1 Grogol.

Sinopsis :

Dalam rangka pelantikan tegak bantara, laksana, dan tkk. Minggu, 25 Desember 2016 (melakukan kegiatan pelantikan di hutan sekolah a.gam-ka action). Dilakukan mulai pukul 07.00 – selesai. Kegiatan ini kami lakukan sebagai dasar untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan, ketangkasan, kemandirian, bersama seluruh anggota ambalan Gajah Mada/Kartini pangkalan SMAN 1 Grogol.

Pelantikan ini mengandung suasana magis, menumbuhkan sikap spiritual, selain itu tempat yang disediakan penuh dengan persiapan matang (sakral). Alat dan bahan yang digunakan untuk pelantikan antara lain menyediakan roncean tali, tongkat pendek (stik), air dalam gentong yang berisikan bunga, bendera tunas kelapa, bendera merah putih, air selang untuk berwudhu, pusaka Keris Gajah Mada serta pusaka Buku RA.Kartini Habis Gelap Terbitlah Terang. Selanjutnya dilakukanlah sebuah proses pelantikan. Tidak lupa pula sebagai penutup bersama – sama menyanyikan lagu hymna pramuka dan bagimu negeri (yang mengandung kata pengabdian “ jiwa raga kami “).

Dari acara tersebut setelah pelantikan kami dikumpulkan dalam sebuah pertemuan yang disebut saresehan. Yang berisikan sebuah ungkapan kejujuran dari mulut kemulut (disertai dengan sebuah bukti yang nyata). Bukan hanya itu kami juga membahas sebuah hal yang dapat memacehkan suatu masalah contohnya jiwa yang mulanya rapuh, semangat yang hilang, keberanian mulai goyah, kini dibangkitkan kembali. Sehingga muncullah jiwa – jiwa yang kuat, abadi, dan sentosa.

Kami sempat berfikir apa tujuan diadakan saresehan?

Namun terjawab sudah semua, yang utama pentingnya sebuah interaksi. Maka dari itu ayo semua kita sebagai jiwa penerus bangsa mari bersama bersatu tumbuhkan semangat pantang menyerah, bangkit dari kerapuhan karena itu yang utama.